Rabu, 02 Februari 2011

Penelitian terakhir oleh tim dari Technion, Israel ditemukan hubungan antara radiasi gelombang mikro, yang biasanya terdapat pada handphone dengan beberapa macam gangguan pada mata. Paling tidak satu jenis gangguan terus berakumulasi dari waktu ke waktu dan tidak sembuh, para ilmuwan juga berkata standar radiasi sekarang kemungkinan dapat berubah.
Perkembangan teknologi dalam duapuluh tahun lagi seperti handphone, komunikasi nirkabel, monitor hingga kabel listrik bertegangan tinggi telah dipelajari sebagai faktor beresiko untuk kanker dan penyakit-penyakit lainnya. Efek dari radiasi gelombang mikro pada sistem visual terutama pada mata, sejak diketemukannya bahwa operator radar di Perang Dunia II memiliki resiko lebih besar untuk terkena katarak (pengaburan pandangan dari lensa mata). Lebih lagi, mata sebagai detektor radiasi alamiah adalah pilihan penting untuk meneliti efek radiasi elektromagnetik terhadap tubuh manusia.
Ukuran standar untuk mengukur besaran radiasi gelombang mikro adalah dengan Specific Absorption Rate (SAR) yang mengukur energi per berat tubuh (Watt/Kg). Ini adalah standar yang digunakan perusahaan pembuat handphone untuk mengukur besaran radiasi. Saat energi gelombang mikro melewati tubuh, ada yang diserap dan diubah menjadi panas karena konduksi ion. Panas ini menjadi temperatur yang meningkat di bagian tubuh. Penelitian terakhir pada hewan memperlihatkan peningkatan suhu di dekat mata (sekitar 3 derajat Celcius) memperbesar resiko untuk katarak. Dengan tingkat SAR rendah mungkin suhu setinggi ini tidak akan tercapai. Cara yang kurang terkenal adalah dengan Specific Energy Absorption (SA) yang mengukur besaran energi yang diserap tubuh dibagi dengan berat tubuh. Apabila SAR adalah ukuran dari radiasi gelombang mikro yang diserap tubuh, SA adalah ukuran dari total energi yang diserap. Perbedaannya memberikan efek signifikan pada penelitian terakhir tentang dampak radiasi gelombang mikro terhadap mata.
Sepuluh handphone dengan nilai SAR paling tinggi adalah (namun masih di bawah batas ‘aman’):
  • Motorola V195s (1.6)
  • Motorola Slvr L6 (1.58 )
  • Motorola Slvr L2 (1.54)
  • Motorola W385 (1.54)
  • Motorola Deluxe ic902 (1.53)
  • T-Mobile Shadow (HTC) (1.53)
  • Motorola i335 (1.53)
  • Samsung Sync SGH-C417 (1.51)
  • Motorola V365 (1.51)
  • RIM BlackBerry Curve (AT&T) (1.51)
Sepuluh handphone dengan nilai SAR paling kecil (radiasi kecil) adalah:
  • LG KG800 (0.135)
  • Motorola Razr V3x (0.14)
  • Nokia 9300 (0.21)
  • Nokia N90 (0.22)
  • Samsung SGH-G800 (0.23)
  • Samsung Sync SGH-A707 (0.236)
  • Nokia 7390 (0.26)
  • Samsung SGH-T809 (0.32)
  • Bang & Olufsen Serene (Samsung SGH-E910) (0.33)
  • Motorola Razr2 V8 (0.36)
Anda bisa melihat daftar nilai SAR dari berbagai macam merk HP di situs FCC. Jika nilai SAR tinggi, maka radiasi handphone tersebut tinggi.
Ada hubungan antara radiasi gelombang mikro dengan pembentukan katarak, (pada laporan yang diterbitkan oleh Rappaport Faculty of Medicine di Technion dan dipublikasikan di jurnal Bioelectromagnetics). Diperlihatkan dari eksperimen pada lensa mata dari bayi domba berumur satu tahun.
Satu dipapar dan satunya dikontrol. Setiap pemaparan berakhir selama dua minggu. Keduanya ditempatkan dalam inkubator dengan temperatur tetap. Selama periode ini setiap lensa telah mengalami radiasi 1,1Ghz sebanyak 2mW sepanjang jam, dan setiap jam mengalami pemaparan selama 50 menit diikuti istirahat selama 10 menit. Pada satu dari setiap kali istirahat, setiap 24 jam, lensa ini diuji secara optik dan dibandingkan dengan lensa satunya. Dalam tes optik singkat selama 5 menit, temperatur rata-ratanya dibuat konstan di dalam inkubator.
Sejumlah hasil menarik dari eksperimen ini:
    1. Pemaparan lensa untuk waktu lama pada radiasi gelombang mikro (pada frekuensi dan intensitas diatas) mengakibatkan kerusakan makroskopik yang berpengaruh terhadap kualitas lensa. Kerusakan meningkat seiring eksperimen. Saat pemaparan berhenti, kerusakan optik mulai sembuh sendiri. Cukup menarik, level maksimum yang sama ditemukan saat pemaparan dikurangi hingga setengahnya, walaupun hal ini memakan waktu dua kali lebih lama.
      2. Pada level mikroskopik beberapa macam kerusakan terjadi. 'Gelembung-gelembung' kecil terbentuk pada permukaan lensa. Gelembung-gelembung diakibatkan oleh pemaparan pada gelombang mikro dan bukanlah hasil dari panas yang terbentuk pada lensa. Para peneliti telah berspekulasi bahwa mekanisme ini akibat friksi mikroskopik lensa dengan radiasi. Berlawanan dengan kerusakan makroskopik, kerusakan mikroskopik tidak memperlihatkan tanda akan membaik dan terus berakumulasi selama eksperimen.
3. Pemaparan dalam waktu lama terhadap gelombang mikro dapat membuat kerusakan makroskopik mikroskopik pada lensa dan ada bagian yang tidak dapat sembuh. Professor Levi Shachter, yang mengerjakan riset ini berkata, perhatian tidaklah cukup hanya pada SAR tetapi juga SA yang belum lagi menjadi standar.
Posted by happy On 9:48 AM No comments READ FULL POST
Shalat ini sering kita ketahui sebagai sholat dalam menentukan jodoh..
hm, tapi tidak cuma itu ya, kita bisa minta dan berdoa untuk hal yang sekiranya membuat hati kita dilema.

Tapi perlu diingat, apa yang diistikharahkan harus realistis dan tidak bertentangan dengan syariat Islam. Akal pikiran dapat menjangkau dan mengukurnya. Jadi tidak terkesan irasional. Jodoh misalnya, harus orang yang baik-baik dan betul-betul serius untuk dijadikan pendamping hidup, bukan untuk dipacari. Jangan sampai karena bingung memilih pacar, lalu shalat istikharah tujuh hari tujuh malam. Bukan itu yang disebut istikharah. Sebab yang terkahir ini jelas bertentangan dengan syariat.

Shalat istikharah sangat bermanfaat untuk menghilangkan rasa waswas. Paling tidak untuk menghindari rasa penyesalan di kemudian hari karena salah dalam memilih. Dan, orang yang mendapat jodoh dari shalat istikharah dijamin tidak menyesal.

Sebuah hadits menyebutkan, "Tidak akan kecewa orang yang mau (mengerjakan shalat) Istikharah, dan tidak akan menyesal orang yang suka bermusyawarah serta tidak akan melarat orang yang sukaberhemat (sederhana)." (HR.Imam Thabrani)

Shalat istikharah tidak jauh beda dengan shalat sunnah lainnya. Shalat istikharah bisa dilakukan dua rakaat dan kapan saja, bisa siang atau malam. Namun, lebih baik dilakukan seperti shalat tahajud, di sepertiga malam.

Dalam Fiqhus-Sunnah, As-Sayyid Sabiq mengatakan tidak ada ketentuan yang kuat surat atau ayat apa yang secara khusus harus dibaca pada dua rakaat.

Sedangkan doa istikharah dibaca usai shalat:

Allaahumma, innii astakhiiruka bi’ilmika, wa astaqdiruka biqudratik.


Wa as-aluka min fadhlikal ‘azhiimi, fa innaka taqdiru wa laa aqdiru, wa ta’lamu wa laa a’lamu, wa anta ‘allaamul ghuyuub.


Allaahumma, in kunta ta’lamu anna haadzal amra khairul lii fii diinii wa ma’aasyii wa ‘aaqibati amrii, faqdurhu lii, wa yassirhu lii, tsumma baarik lii fiih.


Wa in kunta ta’lamu anna haadzal amra syarrul lii fii diinii wa ma’aasyii wa ‘aaqibati amrii, fashrifhu ‘annii, washrifnii ‘anhu, waqdur liyal khaira haitsu kaana, tsumma radhdhinnii bih.

Terjemah doa istikharah:

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon pilihan [yang tepat] kepada Engkau dengan ilmu [yang ada pada]-Mu, dan aku memohon kekuasaan-Mu [untuk menyelesaikan urusanku] dengan kodrat-Mu.

Dan aku memohon kepada-Mu sebagian karunia-Mu yang agung, karena sesungguhnya Engkau Mahakuasa sedangkan aku tidak berkuasa, dan Engkau Mahatahu sedangkan aku tidak tahu, dan Engkau Maha Mengetahui perkara yang gaib.

Ya Allah, sekiranya Engkau tahu bahwa urusan ini lebih baik untuk diriku, agamaku, dan kehidupanku, serta [lebih baik pula] akibatnya [di dunia dan akhirat], maka takdirkanlah dan mudahkanlah urusan ini bagiku, kemudian berkahilah aku dalam urusan ini.

Dan sekiranya Engkau tahu bahwa urusan ini lebih buruk untuk diriku, agamaku, dan kehidupanku, serta [lebih buruk pula] akibatnya [di dunia dan akhirat], maka jauhkanlah urusan ini dariku, dan jauhkanlah aku dari urusan ini, dan takdirkanlah kebaikan untukku di mana pun, kemudian jadikanlah aku ridha menerimanya.

Nah, teman-teman, bagi yang udah baligh bisa langsung praktik
Allahu akbar .. !
Posted by happy On 8:26 AM No comments READ FULL POST
Radiasi yang dipancarkan ke HP-HP kita bisa menyebabkan kerusakan saraf dan biasanya gejala awal bagi pengguna HP adalah sakit kepala/pusing. karna itu disarankan, menggunakan Loudspeaker/handsfree ketika sedang mengobrol (headset/earset juga tidak disarankan karena sifatnya sama saja dapat merusak saraf) dan jangan terlalu lama menaruh HP dekat sekali dengan tubuh kita(seperti di saku celana, baju atau ditaruh di samping kepala)

DAMPAK RADIASI HAPE BAGI KESEHATAN
Radiasi elektromagnetik terdiri dari gelombang elektrik dan energi magnetik dengan kecepatan cahaya. Semua energi elektromagnetik jatuh pada spectrum elektromagnetik, yang rangenya dari radiasi ELF(extremly low frequency) sampai sinar X dan sinar Gamma. Ketika orang menelpon, HPnya diletakkan dekat kepala. Pada posisi ini, peluang radiasi dari HP diserap oleh jaringan tubuh sangat besar. Yang sering diperdebatkan sekarang adalah seberapa besar radiasi tersebut berbahaya & apakah ada efek jangka panjang bagi kesehatan?
Radiasi RF pada level tinggi dapat merusak jaringan tubuh. Radiasi RF punya kemampuan untuk memanaskan jaringan tubuh seperti oven microwave memanaskan makanan. Dan radiasi tersebut dapat merusak jaringan tubuh, karena tubuh kita tidak diperlengkapi untuk mengantisipasi sejumlah panas berlebih akibat radiasi RF. Penelitian lain menunjukkan radiasi non-ionisasi (termasuk gelombang RF) menimbulkan efek jangka panjang.
Berikut beberapa penyakit dan kelainan yang berpotensi timbul karena radiasi HP :
• Kanker
• Pada laki-laki, menaruh di saku celana mengurangi produksi sperma
• Tumor otak
• Alzheimer
• Parkinson
• Fatigue (terlalu capai)
• Sakit kepala

Berikut ada beberapa saran untuk mengurangi resiko efek radiasi HP :
• Menggunakan hand-free headset
• Jangan memilih sudut ruangan atau ruangan tertutup saat menelpon
• Menggunakan HP yang antennanya sejauh mungkin dari kita
• Jauhkan antenna selama pemakaian
• Kurangi menelpon menggunakan HP dalam gedung
• Mempergunakan HP di ruangan terbuka sesering mungkin
• Kurangi pemakaian untuk anak-anak
Jangan lagi kita meremehkan resiko dari radiasi HP ini karena akibatnya bisa fatal bagi organ tubuh kita. Jauhkanlah HP dari Anda sebisa mungkin ketika Anda tidak sedang memakainya.
Jangan terlalu sering meletakkan HP dekat dengan ginjal , jantung, dan dikantung celana Anda karena ini bisa merusak ginjal, jantung, dan sistem reproduksi Anda!
Jangan meletakkan HP dekat dengan Anda ketika tidur. Jauhkan juga barang-barang elektronik lainnya (radio, televisi, laptop) dari tempat Anda tidur karena radiasi dari barang-barang elektronik tersebut bisa membahayakan kesehatan Anda dalam jangka panjang. Radiasi yang ada mengganggu proses produksi hormone oleh tubuh kita pada saat kita tidur.


DAMPAK RADIASI MOUSE OPTICAL
Telah ditemukan ribuan kasus kelainan pada jaringan tangan akibat radiasi yang dipancarkan mouse. Optical mouse bekerja dengan memancarkan gelombang elektromagnetik frekuensi tinggi ke permukaan di bawahnya. Frekuensi yang digunakan jauh lebih tinggi dari pada pada handphone. Telah diketahui secara luas bahwa telapak tangan dan kaki merupakan pusat ujung-ujung syaraf tubuh. Radiasi yang dirasakan oleh telapak tangan bisa berpengaruh fatal pada kesehatan, karena menurut laporan WHO radiasi dari mouse setara 5 kali radiasi handphone. Akan tetapi radiasi mouse menjadi berbahaya karena dipegang terus menerus oleh pemakai komputer.
Pengaruh radiasi dari mouse lebih terasa pada produk-produk berkualitas rendah, karena produk-produk yang bagus memiliki shield (pelindung) untuk melindungi pergelangan tangan. WHO, GreenPeace, dan CNN sudah menghentikan penggunaan optical mouse untuk seluruh kegiatan di kantornya, sementara Microsoft dan IBM mengucurkan dana sekitar 2milyar dolar untuk kerjasama pembuatan pointing device yang lebih aman. Industri-industri hardware terbesar di cina dan Taiwan berusaha menutup-nutupi hal ini.
Jadi berlatihlah menggunakan hotkey (Ctrl-C, Ctrl-V untuk kopi paste)pada keyboard
Posted by happy On 8:24 AM No comments READ FULL POST
  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Labels

Blogger news

Categories