Tampilkan postingan dengan label opini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label opini. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Juni 2016

           Ngomongin soal musik memang nggak ada matinya. Selalu ada yang baru. Bikin hati lega, semangat, happy, atau bisa baper. Hahhahaahaa. Yang jelas, setiap orang pasti punya lagu kesukaan masing-masing yang pas kamu cocokin sesuai keadaan hatimu. Ada juga yang awalnya nggak suka tapi karena orang spesialmu suka, kamu jadi ikutan suka. Atau sama sekali nggak suka lagunya, tapi diputer terus menerus dan akhirnya kamu apal. Hahaha.
Singkat cerita aja, ini lagu juga nggak aku kenal sebelumnya, tapi rekan kerja yang berbeda usia mengenalkannya padaku dan kalau didengar enak juga, sekaligus berkarakter banget penyanyinya. Dream Theater nama grup nya. Bagi kalian yang suka music rock metal pasti dah nggak asing sama grup ini. Dengan album yang berkesinambungan setiap judul lagunya, dan juga instrument yang menakjubkan. Lagunya memang udah cukup lama, salah satu judul lagu yang aku suka adalah finally free. Deep banget! Tapi kali ini aku mau nulis lirik dan nyoba nerjemahin arti liriknya di album yang sama Metropolis Pt. 2: Scenes from a Memory dengan judul “Through Her Eyes”. Lagu ini nggak begitu nge rock..mungkin bisa disebutnya adalah slow rock. Aransemennya mellow banget, dan tentu, ini ceritanya memang masih seputar kisah Victoria, ironi banget. Simak ya!

Through Her Eyes

She never really had a chance
Dia benar-benar tak memiliki kesempatan
On that fateful moonlit night
Pada malam bulan purnama yang nahas itu
Sacrificed without a fight
Pengorbanan tanpa sebuah perlawanan
A victim of her circumstance
Korban dari keadaannya

Now that I’ve become aware
Sekarang aku menjadi sadar
And I’ve exposed this tragedy
Dan aku ungkap kejadian ini
A sadness grows inside of me
Sebuah kesedihan menjalar dalam diriku
It all seems so unfair
Semuanya tampak begitu tak adil
I am learning all about my life by looking through her eyes
Aku belajar semua tentang hidupku dari melihat matanya

Just beyond the church yard gates
Dibalik pagar halaman gereja
Where the grass is over grown
Dimana rerumputan tumbuh liar
I saw the writing on her stone
Aku melihat tulisan di batu nisannya
I felt like I would suffocate
Aku merasa seperti akan mati lemas

Inloving memory of our child
Terkenang akanmasa kanak-kanak kita
So innocent, eyes open wide
Begitu polos, mata tebuka lebar
I felt so empty as I cried
Aku merasa hampa ketika aku menangis
Like part of me had died
Seperti sebagian dariku mati
I’m learning all about my life by looking through her eyes
Aku belajar semua tentang hidupku dari melihat matanya


And as her image wandered through my head
Dan saat bayangannya melintas di kepalaku
I wept just like a baby as I lay awake in bed
Aku menangis sejadinya seperti bayi ketika aku bangun di tempat tidur
And I know what it’s like to lose someone you love
Dan aku tahu seperti apa itu kehilangan seseorang yang kau cintai
And this felt just the same
Dan perasaan ini sama saja

She wasn’t given any choice
Dia tak memberikan pilihan apapun
Desperation stole her voice
Keputusasaannya merenggut suaranya
I’ve been given so much more in life
Aku telah diberi begitu banyak dalam hidup ini
I’ve got a son, I’ve got a wife
Aku telah memiliki anak, aku memiliki istri

I had to suffer one last time
Aku harus menderita pada akhirnya
To grieve for her and say good bye
Meratapinya dan mengucapkan selamat tinggal
Relive the anguish of my past
Membangkitkan kepedihan di masa laluku
To find out who I was at last
Untuk menemukan siapa aku pada akhirnya
The door has open wide
Pintu-pintu telah terbuka lebar
I’m turning with the tide
Aku berputar dengan ombak pasang
Looking through her eyes..
Lihat melalui matanya..

Aaaah…sedih banget kalau kamu bisa menyelami kisah hidup yang dialami oleh dia---Victoria lewat lagu ini….. T_T  :’(
Ya friends, mungkin ini dulu lirik dan terjemah yang aku tulis. Nunggu lagu yang berkesan dan ingin kubagikan lagi selanjutnya..
Posted by happy On 11:57 AM No comments READ FULL POST

Senin, 25 Juni 2012


Artist: Alan Ke You Lin 柯有
Title: Ling (Zero)

从来不相信我的世界可以有多完美
痛苦寂寞还有一些疲惫
不允许他人随意进入我的零度空间
宁愿孤独懒的再去想谁

chong lai bu xiang xin wo de shi jie ke yi you duo wan mei
tong ku ji mo hai you yi xie pi bei
bu yun xu ta ren sui yi jin ru wo de ling du kong jian
ning yuan gu du lan de zai qu xiang shui

I never believed that my world could be so perfect
Pain, loneliness and exhaustion
not allowing any other people to enter my zero degree space at will
I would rather be lonely, too lazy to think of someone


Saya tidak pernah percaya bahwadunia saya bisa begitusempurna
Sakit, kesepian dan kelelahan
tidak mengizinkan
orang lain untuk memasuki ruang nol derajat ku
Saya lebih suka
kesepian, terlalu malas untuk memikirkan tentang seseorang


俩个人一起是否只是得到一种安慰
挣脱过去然后忘记一切
没想过有天我的结局忽然全部改变
谁会抓住我的无力双臂
么会哭
(谁错谁对为谁抱歉)
不会再哭
(谁错谁对为谁憔悴)

*liang ge ren yi qi shi fou zhi shi de dao yi zhong an wei
zheng tuo guo qu ran hou wang ji yi qie
mei xiang guo you tian wo de jie ju hu ran quan bu gai bian
shui hui zhua zhu wo de wu li shuang bi
zen me hui ku
(shui cuo shui dui wei shui bao qian)
bu hui zai ku
(shui cuo shui dui wei shui qiao cui)


Two people together is merely to get some kind of comfort
struggle to free the past then forget everything
Never thought that one day my ending would entirely change
Who would take hold of my powerless arms
How can I cry?
(Who is wrong and who is right to who do you apologise to?)
Will no longer cry
(Who is wrong who is right to who is thin and pale?)

Dua orang bersama-sama hanya untuk mendapatkan beberapa macam kenyamanan
Berjuang untuk membebaskan masa lalu kemudian melupakan segalanya
Jangan pernah
berpikir bahwa suatu hari akhir saya sepenuhnya akan mengubah
Siapa yang akan
mengambil memegang senjata berdaya saya
Bagaimana saya bisa
menangis?
(Siapa yang salah dan
siapa yang benar siapa Anda meminta maaf kepada?)
Tidak akan lagi
menangis
(Siapa
yang salah siapa yang benar siapa yang kurus dan pucat?)


走入零度空间等到一切分裂
就算爱的危险我们一起面对
来不及的防备没听过的誓言
要我怎么学会多了爱的明天


**zou ru ling du kong jian deng dao yi qie fen lie
jiu suan ai de wei xian wo men yi qi mian dui
lai bu ji de fang bei mei ting guo de shi yan
yao wo zen me xue hui duo le ai de ming tian

I enter the 0th dimension and wait until everything breaks apart
Just to calculate all loves dangers and well face it together
No time to prepare and protect never listened to the oath
How you wanted me to learn the love of tomorrow


Aku memasuki dimensi 0 dan menunggu sampai semuanya terpisah
Hanya untuk
menghitung semua bahaya cinta dan kita akan menghadapinya bersama-sama
Tidak ada
waktu untuk menyiapkan dan melindungi sumpah yang tidak pernah terdengar
Betapa kau ingin aku untuk belajar kasih besok

走出零度空间终于一切分裂
就算爱的很累我却不会后悔
放下所有防备一切都无所谓
逃出黑暗世界开始新的明天
新的明天

***zou chu ling du kong jian zhong yu yi qie fen lie
jiu suan ai de hen lei wo que bu hui hou hui
fang xia suo you fang bei yi qie dou wu suo wei
tao chu hei an shi jie kai shi xin de ming tian
xin de ming tian

I leave the 0th dimension and wait until everything breaks apart
even if love is tired out I will not regret it
To lay down all protection none of it matters anymore
To escape the dark/dim world to start a new tomorrow
A new tomorrow
Aku meninggalkan dimensi 0 dan menunggu sampai semuanya terpisah
Bahkan jika cinta itu lelah, aku tidak akan menyesalinya
Untuk meletakkan
semua tidak ada perlindungan itu tidak penting lagi
Untuk menghindari
dunia gelap /redup untuk memulai hari esok yang baru
Sebuah
masa depan baru
Sebuah dunia baru

repeat *
repeat **

repeat ***

新的世界
xin de shi jie
A new world

aku suka soundtrak dan serialnya, karena jalan ceritanya bagus, seperti keadaan umum jika terjadi pada manusia. yang penting adalah kita harus siap dan mau kelauar dari dunia gelap untuk menuju dunia yang baru, esok yang lebih baik. Cayo!
Posted by happy On 1:33 PM 1 comment READ FULL POST

Minggu, 03 Juni 2012

suka termenung teringat dahulu
jalan yang indah, memori indah, ternyata sudah berubah
menoreh benci memasungkan kenangan,
ketika ku rasa diri pun runtuh dan lalai
gelap pun cairkan menggugah sosok senja

dan hampa pun selalu kau selami
menahan semua ucapan, setia kau selami
kau pun merasa kesal cebik khayalmu
menemui hati sedih yang pun hengkang nilai indahnya
dan terbang membuyarkan debu sekam, awan biru

kau memusuhi keramahan duniamu
kini merasa, cukup terasa resah ganda
cinta itu singgah, kini dirimua tanya
kenapa mengadu?

dawainya lajukan..
hingga kini sudah cukup terdiam
kau kini sampai sisi merana dan jadikan jengah, oh seringnya malang

dan hampa yang tak mungkin kan pergi
menahanmu di kekosongan, tersesat menyeri
kau pun merasa kesal cabik khayalmu
menemui hati sedih yang pun hengkang nilai indahnya
dan terbang membuyarkan debu sekam, hati layu.
Posted by happy On 10:45 PM No comments READ FULL POST

Jumat, 27 April 2012

        Tidak pernah berpikir untuk menikmati drama korea saat itu. Hanya pernah tertarik dengan drama Taiwan Meteor Garden yang memang asyik ceritanya dan melekat di hati (ciee).
Drama yang tidak sengaja ditonton, awalnya hanya iseng karena kelucuannya. Namun setelah mengikuti tiap episode secara tidak sadar berangsur-angsur mulai suka. Judulnya 49days. Keunikan cerita dan juga akting dari pemain-pemainnya membuat hati bisa tertawa, sedih, bahkan merenung. Kisahnya memang tersirat banyak kepiluan (karena sering membuat airmata saya turun dengan tanpa sadar karena terharu), tetapi menyenangkan untuk diikuti (percaya deh, hehe).
        Berawal dari Ji Hyun yang kecelakaan hingga mengalami koma. Dalam komanya, roh nya terbang dan mendapat jatah seorang malaikat. Ia harus berusaha dalam waktu 49 hari mengumpulkan 3 tetes airmata murni dari orang yang benar-benar memikirkannya, selain orang yang berhubungan darah dengannya untuk bisa menyelamatkan hidupnya. Untuk melakukannya, ia meninjam tubuh gadis yang sebatangkara bernama Yi Kyung pada siang harinya. Yi Kyung yang menjadi perantara Ji Hyun mendapatkan airmata murni dari orang yang memikirkannya. Ia juga bekerja sebagai pelayan di kafe milik teman Ji Hyun waktu sekolah bernama Han Kang.
       Usahanya menemui banyak kesulitan, karena orang yang dianggapnya sebagai sahabat ternyata menusuk dari belakang, yaitu dengan menjadi kekasih simpanan tunangannya. Ketika hari demi hari telah dilalui, baru satu air mata yang ia dapat yaitu dari Han Kang yang ternyata selama ini mencintainya dengan tulus. Ji Hyun pasrah, karena dalam kisah ini, semakin mendekati hari ke 49 maka tubuh akan melemah dan jasad yang dipinjam, yaitu Yi Kyung mulai bisa melihat Ji Hyun. Kemudian Yi Kyung dengan ikhlas membantunya dengan meminjamkan tubuhnya.
        Pada akhirnya Ji Hyun hanya mendapat dua tetes air mata, dari Han Kang dan Seo Wu sahabatnya. Tibalah waktu ia hampir dijemput malaikat, tetes air mata dalam kalung bertambah, kemudian Ji Hyun bisa sadar dan menikmati dunia nyata selama 2 hari. Ia masih dapat mengingat peristiwa selama 49 hari yang dilaluinya. Hingga ia ingin menjalani sehari penuh dengan meminta han Kang sebagai pacarnya. Mereka berdua senang, terutama Han kang yang telah lama memendam perasaan itu.
        Ji Hyun yang tahu bahwa In Jung sahabatnya selama ini telah mengkhianatinya, merasa benci, namun akhirnya ia memaafkan dengan meminta In Jung untuk pergi. In Jung merasa benar-benar bersalah dan menangis sejadi-jadinya di kota lahirnya. Kemudian tidak lama setelah Ji Hyun menikmati hari bersama Han Kang, ia mengalami pendarahan lambung serius dan meninggal seketika. Seluruh keluarga seakan tidak percaya akan hal ini, terutama Han Kang dan Yi Kyung. Seo Wu dan In Jung terkejut mendengar kabar ini, begitu pula Min Ho (tunangan Ji hyun yang telah di penjara karena penipuan terhadap perusahaan ayah Ji Hyun).
        Kisah ini diakhiri dengan kepergian Ji Hyun, dan terungkap satu fakta. Yi Kyung adalah kakak Ji Hyun yang hilang. Ji Hyun sempat mengira bahwa airmata terakhir adalah darinya, tetapi ternyata adalah In Jung. Yi Kyung kini menjadi bagian dari keluarga Ji Hyun, memiliki kesedihan yang sama dengan Han Kang yang ditinggal Ji Hyun, sementara ia kehilangan orang yang dicintainya, Yi Shu.
        Kepergian seseorang selalu menyisakan kesedihan, namun mereka semua percaya, kepergiannya ke alam yang tenang akan menenangkan jiwa-jiwa mereka. Han Kang dan Yi Kyung menjalani kehidpan mereka dengan sebaik mungkin, dengan menganggap setiap hari yang di lalui adalah hari terakhir. Sementara itu In Jung tetap setia menunggu Min Ho sampai ia bebas dari penjara untuk dapat menikahinya.


Kisah yang sangat lebih menyentuh jika menyaksikannya daripada hanya membaca tulisan kecil ini. Keharuan dalam setipa episodenya memiliki makna yang bisa kita ambil, diantaranya : 

1.      Kadang-kadang kebaikan yang kita lakukan dapat disalahartikan oleh orang lain, bahkan oleh sahabat sendiri, sehingga mereka yang merasa negatif terhadap kebaikan kita tersebut akhirnya berbuat khilaf untuk mendapat perilaku adil yang menurut pandangannya tidak pernah di dapatkan (oleh In Jung dari Ji Hyun, Keluarganya, dan Min Ho).
Mereka yang berbuat nekat, sebagian darinya merupakan tindakan atas keadaan yang dialaminya sebagai korban keadaan di sekelilingnya.

2.      Ketulusan sesorang dalam mencintai seseorang dapat karena budi yang telah diberikan, pesona pribadi seseorang, bahkan tanpa pamrih seperti Han Kang.

3.      Keputusasaan dalam menjalani hidup seperti yang dialami Yi Kyung karena merasa dikhianati kekasihnya, Yi Shu, kadang mendorong untuk bunuh diri, tetapi usahanya kadang malah dapat mengambil nyawa orang lan, yaitu Ji Hyun. Maka berpikir positif harus selalu meliputi setiap pikiran seorang muslim.

4.      Sikap balas dendam terhadap orang/pihak yang tidak bersalah atas masa lalu kita adalah hal yang salah, tidak benar, hanya menunjukkan keegoisan diri kita. Seperti balas dendam yang dilakukan Min Ho ketika ia menemukan orang kaya yang selalu dimanja (Ji Hyun), yang berbanding terbalik dengan masa lalunya yang penuh kesedihan dan penderitaan.

5.      Bagaimana pun buruknya ibu kita, selama ia muslim maka ia harus tetap kita perlakukan dengan baik, jangan melukainya, membencinya, bahkan mencampakkannya, karena ia yang paling berjasa membentuk kita menjadi seperti ini.

6.      Penderitaan bisa menjadi cambuk seseorang untuk menjadi sukses. Tapi sukses tanpa disertai kebersihan hati hanya akan menuntun ke jalan hitam yang membuat malapetaka diujungnya apabila tidak segera bertobat (kisah Min Ho).

7.      Mendapat teman yang banyak bukan berarti mereka semua tulus terhadap kita, karena bisa jadi banyakhal yang secara tidak kita sadari melukai teman kita. Sehingga ketika kita menderita, banyak yang meninggalkan kita, atau pura-pura bersedih terhadap kita.

8.      Orang yang telah bertobat terhadap kesalahannya itu disukai Alloh SWT, maka ketika meninggal dalam keadaan tobat, maka amal baiklah yang ada padanya.

9.      Terakhir, ini adalah kisah dari negara lain yang berbeda budaya dengan Islam, tentu alur hidup seperti kisah ini tidak mungkin ada. Namun, yang ada adalah kita harus menjalani hari sekarang ini dengan sebaik-baik amalan, ibarat kita akan mati besok, tetapi juga menjalankan ibadah seolah-olah akan hidup selamanya, sehingga tidak hanya bersenang-senang sebelum mati.

        semoga bermanfaat ya teman-teman, ^^
Posted by happy On 1:40 PM No comments READ FULL POST

Rabu, 25 April 2012





        Perbedaan begitu terlihat diantara mereka berdua. Esa populer, mudah bergaul, pandai, berada, sedangkan Naya, rata-rata. Suatu harapan tinggi rasanya untuk bisa mendapat simpati Esa. Meskipun pada akhirnya Naya berniat juga mengambil simpatinya. Icha menawarkan bantuan untuk Naya, namun Naya memilih untuk tidak melakuakan apa pun yang melibatkan orang lain. Icha memang gadis yang baik.
        Usaha tanpa Icha pun dilakukannya. Yes, berhasil. Tampaknya usahanya menunjukkan kemajuan, mereka berdua mulai akrab. Tetapi Naya juga tidak tahu apakah ini hanya kebaikannya terhadap semua orang atau memang saat ini sebagai perempuan yang ia sedang besar kepala. Entahlah, tetapi keakraban ini membuat Naya sedikit tenang.
***
        Perpisahan yang cukup lama membuat rindu semakin dalam, meski di dunia yang baru. Akan tetapi dalam lubuk hati selalu tertanam simpati. Mungkin ini hanya perasaan terbawa karena hutang budi, tetapi rasanya seperti berbeda, di saat sudah dilalui Naya selama ini.
        “Naya, kapan kamu akan main ke rumahku?” tanya Esa padanya.
Benar-benar mengejutkan, apakah aku sedang mendapatkan undangan spesial? Pikirnya dalam hati. “Tunggu apa lagi” nampaknya hati Naya sudah tak kuasa menjawab iya secepatnya, tetapi seperti tertahan di mulut.
        Naya malah mengucap, “hmm, bolehlah, nanti aku mampir” dengan nada sedikit bingung seperti salah ucap.
        “Oke aku tunggu.” Jawabnya dengan senyumnya yang indah.
Seketika Naya berpikir ulang apakah ia akan pergi berkunjung ke rumah seorang lelaki, atau sebagai seorang yang berjasa padanya selama ini. Tapi Naya sudah terlanjur berjanji.
        Sore tiba, disempatkanlah bertandang ke rumahnya sebagai seorang sahabat baik, ya awalnya Esa dan Naya memang saling beranggapan begitu. Sore ini benar-benar berbeda, Esa mengucapkan hal yang ingin Naya ucapkan padanya selama ini, tiga kata, tetapi apa yang Naya ucapkan? “Bodohnya aku!” dalam hati Naya. Naya hanya terdiam, dan tetap menganggapnya sahabat, meskipun rasa ini benra-benar dalam merasuk ke jiwa sekian lama.
        “Aku tidak bisa.” Ucap Naya. Ia hanya merasa persahabatan ini indah, hanya ingin kamu bilang begitu ketika benar-benar besok mempersuntingku, katanya dalam hati. Semua kenyataan berbeda dengan harapan. Mungkin saja Esa kecewa, begitu pun Naya. Tetapi kata-kata Naya tadi tak bisa ditarik kembali.
***
        Tahun telah berganti, harapan masih dipendam, yang perlahan muncul membayangi mimpi, hati, di setiap bunyi dering pesan singkat. Intensitas berkurang, ini seperti pelajaran fisika, ketika tahu bahwa dua kutub adalah sama, maka akan bergerak menjauh.
        “Naya, kamu masih ingat Esa?” pesan singkat dari Icha.
        “Tentu, ada apa?” tanyaku penasaran, karena menurutku ini aneh.
        “Aku sedang dalam hubungan....” Icha menceritakan semua hingga panjang lebar padaku.
        Perasaan Naya membeku, haru, bingung, risau, sedih. Kini Esa memilih Icha, setelah Naya memutuskan untuk tetap menjadi sahabatnya. Icha sungguh beruntung, bahkan ia merasa terpesona atas ketulusan yang dilihatnya kali ini, tidak sepert dulu. Esa memang mempesona, Naya membenarkan pendapatnya. Akhirnya bersamalah mereka, laksana cinta pertama dalam film drama, yang memuncak di ujung kisah, meninggalkan Naya dalam kubangan pilu dan kecewa.
        Naya semakin sedih ketika Esa tidak pernah mau jujur padanya, apakah ia memang benar merasa takut menyakiti atau ingi bersembunyi semua pesona Esa seolah hilang dalam benak Naya, lenyap karena komitmen Naya tidak seperti yang sekarang Esa lakukan pada Icha. Harus rela, meski ia tak pernah mengakui, sampai Naya yang harus memulai ketika mengetahui semua agar tetap terjaga hubungan baik anatara mereka bertiga.
 ***
        Icha adalah cinta pertama Esa, Esa cinta pertama Naya, begitu berkutat dengan hal-hal tak terduga. Waktu telah menumbuhkan dan menghilangkan perasaan simpati antara manusia. Naya sempat menyesali hal itu, tetapi apa yang Esa jalani sama halnya dengan remaja kebanyakan. Icha adalah gadis baik, yang setara dengan Esa. Ia pantas mendapatkan yang terbaik pula. Sampai kapan akan jujur, itu adalah misteri, Naya pergi merantau. Lekatnya ikatan persahabatan perlahan kendur, ketika salah satu kian menghindar. Saling menghindar mungkin jalan terbaik, atau merasa seolah tidak terjadi apa pun. Karena Esa telah menunjukkan semuanya, meskipun hanya tersirat.
Posted by happy On 10:03 AM No comments READ FULL POST

Jumat, 20 April 2012


    Ialah tempat dimana banyak pengabdian di dalamnya, kekuatan doa, perjuangan hidup dan mati. Semestinya jika diberi nama rumah sakit memang terdapat banyak pesakitan di sana, alangkah lebih baik dikatakan rumah penyembuhan. Karena setiap orang yang masuk ke sana, dengan optimis dan harap untuk bisa sembuh.

     Kadangkala tangis terpecah, tawa menggema karena keceriaan, bahkan tak jarang timbul keluarga baru dari pasien maupun keluarga pasien yang menempati bangsal yang sama. Mereka yang tak memiliki hubungan darah seketika berubah peduli dan saling mendoakan. Sang pasien menjadi penyatu diantara mereka.
Akan tetapi selalu ada ketakutan mental dalam setiap hati penghuninya. Baik sang ahli, penjenguk, dan bahkan pasien. Tidak ada yang ingin masuk ke sana, namun sebuah profesi di sana ada untuk membantu apa yang bisa dibantu. Ketakutan yang teridentifikasi dalam pemaknaan hati, antara hal gaib dan nyata. Manusia memang diberikan rasa takut oleh Tuhannya, rasa kekurangan, atau kelaparan, ini adalah ujian, dan merupakan pemenang yang bisa melaluinya.

     Kecemasan yang timbul merangsang setiap jiwa, bergejolak, menggelayuti aliran darah dan degup jantung. Ketika diiringi buah tangan dan canda, maka berkuranglah duka. Adakalanya, saat semuanya usai dengan tangis air mata. Tuhan memang menciptakan manusia dengan perjanjian mengenai rizki, jodoh, hidup, dan mati. Hanya Dia yang tahu, merencanakan semuanya. Kepada-Mu lah manusia berserah diri.

     Tangisan di samping dipan, di depan kamar, menjadi suatu tanda rasa haru, empati, peduli. Kadang tangisan 
itu murni dari hati, adakala hanya ikut-ikutan, atau pencitraan. Namun, seberapa banyakknya air mata pun tak bisa mengubah kenyataan. Doa selalu dipanjatkan, ayat suci dilantunkan, hanya untukmu. Mengharap kesembuhanmu. Adapun hati yang ikhlas, dengan tenang memohon pada-Nya, menerima semua keputusan-Nya.

     Hospital, tempat penuh makna yang memberikan sejuta pelajaran bagi yang dapat mengambilnya. Rasa syukur timbul karena diri berkondisi lebih baik dibanding mereka yang tebaring lemah, mawas diri dengan suasana yang ada, dan menyadari bahwa hidup ini sementara. Y Allah, Engkau Yang Maha pemilik jiwa, Maha Kuasa, ditangan-Mulah semua berada, berikanlah kesembuhan untuk mereka yang sakit, kekuatan untuk menjalani hidup dengan umur panjang dengan amalan didalamnya, dan tunjukilah bagi yang sehat untuk selalu memanfaatkan waktu.
     Teruntuk sahabatku, Ririn Nur Fajriani, cepatlah sembuh, meski aku tak sedekat kawanmu yang lain, tetapi beruntunglah aku mengenal engkau. Cepatlah sembuh, aku yakin engkau kuat. Ya Allah, kabulkan doa-doa orang yang menyayanginya. amin
Posted by happy On 9:45 PM No comments READ FULL POST
  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Labels

Blogger news

Categories